Transinformasi.com,
Dirinya menilai hal ini sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan memiliki peran penting dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila di tengah kehidupan masyarakat.
Menurutnya, halal bihalal bukan sekadar tradisi tahunan yang dilakukan setelah Idul Fitri, melainkan sebuah momentum strategis untuk mempererat silaturahmi serta membangun kembali hubungan sosial yang harmonis antar sesama.
“Halal bihalal menjadi ruang bagi kita untuk saling memaafkan, menghilangkan sekat-sekat perbedaan,dan memperkuat rasa persaudaraan.Ini sejalan dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila,”kata Agus Purwanto saat menggelar acara halal bihalal di Kecamatan Kemiling pada Minggu (29/03/2026).
Politisi Demokrat kota Bandar Lampung ini menjelaskan bahwa dalam praktiknya,halal bihalal mencerminkan seluruh sila dalam Pancasila.Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, tercermin dari rasa syukur dan nilai religius yang melandasi kegiatan tersebut. Sementara itu, sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, diwujudkan melalui sikap saling memaafkan dan menghormati antar individu.
Lebih lanjut, Agus menyebut bahwa semangat persatuan dalam sila ketiga juga sangat terasa dalam kegiatan halal bihalal, di mana masyarakat dari berbagai latar belakang dapat berkumpul tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun status sosial.
“Di sinilah kita melihat bagaimana nilai persatuan Indonesia benar-benar hidup di tengah masyarakat. Semua berkumpul dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan,” jelasnya.
Agus Purwanto juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum introspeksi diri dan memperbaiki hubungan sosial yang mungkin sempat renggang.
“Saya dan keluarga besar mengucapkan Tabaroqallahu.Minal Aizin Walfaizin mohon maaf lahir dan batin ,”ucapnya.
“Nah,momentum ini harus kita manfaatkan untuk memperbaiki diri, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Dengan begitu, nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi konsep, tetapi benar-benar kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Anggota komisi IV DPRD ini juga berharap kegiatan halal bihalal dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya bangsa yang mampu menjaga persatuan dan kesatuan, khususnya di tengah berbagai tantangan sosial yang ada saat ini.
“Dengan semangat kebersamaan yang terbangun melalui halal bihalal, diharapkan masyarakat dapat terus menjaga keharmonisan, meningkatkan toleransi, serta memperkokoh persatuan demi terwujudnya kehidupan yang damai dan sejahtera,”pungkasnya (ydn).

















