Transinformasi.com,Bandar Lampung – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, fraksi PDIP ,Wiwik Anggraini, menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Hal tersebut disampaikan Wiwik saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Surabaya, Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung, Sabtu (08/08/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wiwik menghadirkan dua narasumber, yakni Widia Ekaputri, salah satu dosen Universitas Lampung ,serta Ust.Suparman Abdul Karim, yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Wiwik mengatakan, Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila menjadi landasan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, toleran dan saling menghargai.
“Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan kita. Pengamalannya bisa dimulai dari lingkungan keluarga, kemudian diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat hingga berbangsa dan bernegara,” ujar Wiwik.
Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat, masyarakat harus mampu menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong maupun isu yang dapat memecah persatuan.
Wiwik juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong, toleransi, musyawarah serta menghargai perbedaan yang ada di tengah masyarakat.
Sementara itu, Widia Ekaputri menyampaikan bahwa Pancasila memiliki peran penting sebagai dasar sekaligus pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus terus ditanamkan kepada generasi muda agar tetap memiliki karakter kebangsaan di tengah perkembangan zaman.
“Pancasila merupakan pemersatu bangsa. Di tengah keberagaman yang kita miliki, nilai-nilai Pancasila harus terus dijaga dan diamalkan,” jelas Widia Ekaputri
Ia juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar menggunakan media sosial secara bijak dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Sementara itu, Ust.Suparman Abdul Karim menambahkan bahwa pengamalan Pancasila juga tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai moral dan kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, sikap saling menghormati, menjaga persaudaraan, membantu sesama dan menghindari konflik merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai kebersamaan sebagai kekuatan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa.
“Pancasila mengajarkan kita untuk hidup saling menghargai, menjaga persatuan dan mengutamakan kepentingan bersama. Nilai-nilai tersebut harus kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ust. Suparman.(*/ydn).










