Transinformasi.com,Pesawaran–Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pesawaran, Fahmi Fahlevi,S.Pd, menegaskan pentingnya pembangunan tanggul Way Cambai yang jebol guna mengantisipasi kegagalan panen serta untuk melindungi lahan pertanian warga di Kecamatan Punduh Pidada.
Fahmi mengatakan,kerusakan tanggul yang terjadi selama ini telah berdampak serius terhadap aktivitas masyarakat, khususnya petani yang terancam gagal tanam akibat tidak bisanya aliran air masuk kesawah sawah warga.
“Agar penanganannya maksimal dan tidak bersifat tambal sulam, kedepan pembangunan tanggul Way Cambai akan kita upayakan masuk dalam APBD Perubahan agar permanen,” kata Fahmi, Fahlevi saat di hubungi wartawan ,Jumat (16/01/2026).
Menurutnya, pembangunan tanggul permanen sangat dibutuhkan sebagai solusi jangka panjang.Ia juga telah berkoordinasi dan mendorong organisasi perangkat daerah (OPD) Dinas PUPR Bidang Pengairan agar segera menyusun perencanaan teknis yang matang sehingga dapat segera direalisasikan setelah penganggaran disetujui.
“Ya,hari ini (juma,at) untuk penangulangan sementar kita telah terjunkan alat berat di bantu warga bersama bergotong- royong tujuanya penangan sementara agar masyarakat bisa mengarap sawah mereka,”jelasnya.
Selain itu, Fahmi menegaskan Komisi III DPRD Pesawaran siap mengawal proses penganggaran hingga pelaksanaan di lapangan agar pembangunan berjalan sesuai spesifikasi dan tepat sasaran.
“Saya selaku anggota DPRD dapil Kecamatan Punduh Pedada tidak ingin masyarakat terus dirugikan setiap musim hujan.Karena itu, pengawasan akan kami lakukan secara ketat,” tegasnya.
Dengan demikian Ia juga berharap,dengan masuknya pembangunan tanggul Way Cambai dalam APBD Perubahan di 2026 ini, persoalan tanggul yang rencanaya akan di bangun secara permanen di wilayah dapat segera teratasi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Nah,tentunya supot masyarkat dan OPD terkait agar bisa cepat teralisasi,” pungkasnya (ydn).

















