Transinformasi.com,Bandar Lampung – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Bandar Lampung, Endang Asnawi, mengajak masyarakat untuk memiliki keyakinan yang kuat, menjunjung tinggi toleransi, serta hidup bermartabat sesuai dengan nilai-nilai Ideologi Pancasila.
Menurutnya, ketiga hal tersebut merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Demikian disampaikan Endang Asnawi saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK).di kelurahan Panjang Kecamatan Panjang Rabu (29/07/2026).

Endang Asnawi menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang mengakui enam agama, sehingga setiap warga negara memiliki kewajiban untuk saling menghormati dan menghargai perbedaan.
“Indonesia memiliki enam agama yang diakui negara. Perbedaan tersebut merupakan kekayaan bangsa yang harus kita jaga bersama. Karena itu, setiap warga negara harus memiliki sikap toleransi, saling menghormati, dan saling menghargai dalam bersosialisasi di lingkungan masyarakat,” ujar Endang Asnawi.
Menurutnya, toleransi tidak hanya diwujudkan dalam menghormati perbedaan keyakinan, tetapi juga melalui sikap saling membantu, menjaga kerukunan, serta menghindari tindakan maupun ucapan yang dapat memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Selain itu, Endang menegaskan bahwa setiap warga negara tidak hanya harus memiliki keyakinan yang kuat, tetapi juga harus hidup bermartabat sesuai dengan nilai-nilai Ideologi Pancasila. Pancasila, kata dia, menjadi pedoman moral dalam membentuk karakter bangsa yang berakhlak, berintegritas, dan bertanggung jawab.
“Selain memiliki keyakinan, kita juga harus hidup bermartabat sesuai dengan Ideologi Pancasila. Nilai-nilai Pancasila mengajarkan kita untuk menjunjung kejujuran, menghormati sesama, mengedepankan gotong royong, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.
Lebih lanjut sekertaris komisi I DPRD kota Bandarlampung ini menambahkan, implementasi nilai-nilai Pancasila harus dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua memiliki peran penting dalam menanamkan nilai toleransi, saling menghormati, disiplin, dan cinta tanah air kepada anak-anak sejak dini agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter dan memiliki semangat kebangsaan.
Ia juga menegaskan bahwa di era digital saat ini, masyarakat juga harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh berita bohong maupun isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.
“Nah,melalui kegiatan Sosialisasi PIP-WK saya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,”tegasnya.
“Tentunya dengan memiliki keyakinan yang kuat, menjunjung tinggi toleransi, serta hidup bermartabat, masyarakat diharapkan mampu menjaga kerukunan, mempererat persatuan, dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang damai, adil, dan sejahtera,”pungkasnya(*).










