Ironis! Hendak Bersihkan Kota,Truk Sampah Malah Tebar Sampah di Jalan

Oplus_16908288
banner 468x60

Transinformasi.com,Bandarlampung — Persoalan armada pengangkut sampah di Kota Bandar Lampung kembali menjadi sorotan. Kendaraan yang seharusnya menjadi ujung tombak dalam menjaga kebersihan kota justru terlihat melintas dengan muatan terbuka dan tanpa penutup berupa jaring.

Kondisi tersebut terlihat di Jalan Pangeran M. Nur, Teluk Betung, Bandar Lampung, Selasa (6/10/2026). Truk pengangkut sampah tampak membawa muatan dalam kondisi terbuka, sehingga sampah berpotensi berhamburan sepanjang perjalanan.

Kondisi itu dikeluhkan pengguna jalan. Selain mengganggu kenyamanan, sampah yang terjatuh dari kendaraan dapat kembali mengotori badan jalan dan berpotensi membahayakan pengendara yang berada di belakangnya.

Yang menjadi pertanyaan masyarakat, mengapa armada pengangkut sampah masih ditemukan beroperasi dengan kondisi dan kelengkapan yang dinilai kurang memadai. Padahal, kendaraan tersebut digunakan untuk pelayanan publik dan setiap hari beraktivitas di jalan umum.

Salah satu masyarakat pengguna jalan juga mempertanyakan anggaran pemeliharaan armada pengangkut sampah.Jika tersedia dana perawatan kendaraan, publik mempertanyakan sejauh mana anggaran tersebut digunakan untuk memastikan armada tetap layak, aman dan dilengkapi fasilitas pengamanan muatan.

“Biaya anggaran perawatan dikemanakan karena kondisi armada berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kebersihan. Pengangkutan sampah seharusnya dilakukan secara aman dan tertib, sehingga sampah yang sudah dikumpulkan tidak kembali tercecer di sepanjang jalan,”tegansnya.

Nah, lanjut dia selain persoalan penutup muatan, kondisi fisik kendaraan juga perlu menjadi perhatian. Pemerintah maupun instansi pengelola diharapkan melakukan pemeriksaan berkala terhadap seluruh armada, termasuk memastikan kendaraan yang sudah tidak layak tidak dipaksakan beroperasi.

“Tentunya dengan adanya hal ini tentunya kami sebagai masyarkat meminta adanya pengawasan yang lebih serius terhadap armada pengangkut sampah,”jelasnya.

Jika memang terdapat anggaran pemeliharaan, penggunaannya juga diharapkan transparan dan benar-benar memberikan dampak terhadap kelayakan kendaraan serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Jangan sampai tujuan membersihkan kota justru berujung pada munculnya sampah baru di jalan,”tegasnya.

Sebab,lanjut dia armada pengangkut sampah bukan sekadar alat angkut, tetapi bagian dari wajah pelayanan kebersihan pemerintah kepada masyarakat.

“Nah, ini kelihatan betul truk Pengakut sampah bukanya membersihkan kota malah menimbulkan masalah baru,” sesalnya.

Sampai berita ini di turunkan pihak DLH Kota Bandar Lampung belum bisa di konfirmasi.(ydn).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *