Agusman Arief Tegaskan Persatuan Menjadi Kekuatan Utama dalam Mencapai Tujuan Bersama

banner 468x60

Transinformasi.com,Bandarlampung– Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Demokrat, Agusman Arief, menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan persatuan merupakan inti dari pengamalan sila ketiga Pancasila,Persatuan Indonesia.

Persatuan bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencapai tujuan bersama.

Penegasan tersebut disampaikan Agusman Arief saat kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Pengajaran, Kota Bandar Lampung, Minggu (11/10/2026).

Dalam pemaparannya, Ketua Komsi II DPRD kota Bandarlampung ini mencontohkan semangat kebersamaan dalam pertandingan final Piala ASEAN yang menjadi gambaran bahwa sebuah tujuan tidak dapat dicapai hanya dengan mengandalkan kemampuan individu,tetapi membutuhkan kerja sama, kekompakan, dan kesediaan untuk menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi.

“Kita lihat dalam final Piala FIFA ASEAN, keberhasilan meraih kemenangan tentu tidak terlepas dari kebersamaan dan persatuan. Semua harus bergerak bersama, saling mendukung, dan memiliki tujuan yang sama,”jelasnya.

Menurutnya, nilai tersebut sejalan dengan sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia, yang mengajarkan bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk terpecah belah, melainkan kenyataan yang harus dikelola dengan semangat persaudaraan dan saling menghormati.

Agusman menekankan, persatuan tidak berarti menghilangkan perbedaan, tetapi menyatukan berbagai perbedaan dalam satu kesadaran sebagai bangsa Indonesia. Perbedaan suku, agama, budaya, maupun pandangan politik hendaknya tidak menjadi penghalang untuk bekerja sama dan berkontribusi bagi kepentingan masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa pengamalan sila ketiga harus dimulai dari lingkungan terdekat, seperti keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara. Sikap saling menghargai, gotong royong, menjaga kerukunan, menghindari provokasi, serta tidak mudah terpecah oleh perbedaan merupakan bentuk nyata pelaksanaan nilai Persatuan Indonesia.

“Jangan hanya mengucapkan Pancasila atau menghafal sila-silanya. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengamalkannya. Sila ketiga mengingatkan kita bahwa kepentingan bersama harus menjadi prioritas dan setiap warga memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan,”tegasnya.

Diketahui dalam kegiatan tersebut, turut dihadirkan dua narasumber, yakni M.I. Darma Setiawan, mantan anggota DPRD, dan Indah Satria, S.H., praktisi hukum.

Kedua narasumber memaparkan pentingnya nilai persatuan dan kesatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.Mereka menekankan bahwa pengamalan sila ketiga Pancasila, Persatuan Indonesia, harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, menjaga kerukunan, serta mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun golongan.(*/ydn).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *