Transinformasi.com, Bandarlampung –Rasa syukur tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun di tengah masyarakat.
Demikian di ucapkan oleh Anggota DPRD Kota Bandarlampung dari Fraksi Partai Demokrat, Agus Purwanto,dalam agenda Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) menghadirkan dua narasumber yakni Ustadz Sumarni dan Levi Tauzidi , yang dilaksanakan di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling, Kota Bandarlampung, Minggu (18/10/2026.
Dengan demikian Agus Purwanto mengajak masyarakat untuk senantiasa menanamkan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Pancasila.
“Rasa syukur dapat diwujudkan dengan menghargai apa yang dimiliki, menjaga hubungan baik dengan sesama, saling membantu, serta tidak mudah mengeluh ketika menghadapi berbagai persoalan kehidupan,”kata Agus Purwanto.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan, menghormati perbedaan,dan memperkuat kepedulian sosial sebagai bentuk nyata penerapan nilai-nilai Pancasila.
“Rasa syukur harus kita tanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu bentuknya adalah menghargai apa yang kita miliki, menjaga kerukunan, saling membantu, dan tetap berbuat baik kepada sesama,” demikian pesan yang ditekankan oleh Agus Purwanto.
Lebih lanjut Anggota komsi IV DPRD kota Bandarlampung ini menegaskan, nilai-nilai Pancasila hendaknya tidak berhenti sebatas pemahaman atau hafalan, melainkan diterapkan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nah,saya berharap masyarakat dapat membangun lingkungan yang harmonis, saling menghormati, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,”ucapnya.
Sementara itu, salah satu narasumber, Levi Tuzaidi dari kalangan akademisi, dalam paparannya menjelaskan bahwa rasa syukur harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Menurutnya, rasa syukur tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga perlu diwujudkan melalui perilaku yang mencerminkan kepedulian,sikap saling menghargai,dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Rasa syukur yang kita lakukan bukan hanya ketika mendapatkan harta yang banyak. Namun, ketika kita bangun tidur, masih diberikan kesehatan, kesempatan untuk menjalani kehidupan, serta dapat berkumpul bersama keluarga, itu juga merupakan nikmat yang patut kita syukuri,” pungkasnya (ydn).










