Sri Ningsih : Masyarakat Harus Jaga Persatuan dan Kekompakan, Jangan Mudah Dipecah Belah

Oplus_16908290
banner 468x60

Transinformasi.com,Bandarlampung–Srikandi PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Kota Bandarlampung, Sri Ningsih, S.H.,mengajak masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan dan kekompakan agar tidak mudah dipecah belah oleh berbagai perbedaan.

Ajakan tersebut disampaikan Sri Ningsih saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) menghadirkan dua narasumber yakni Hambali Sanusi dan Palgunadi, yang merupakan Sekretaris DPD PDI Perjuangan yang di laksanakan di  Kelurahan Sukarame, Senin (19/10/2026).

Dalam paparannya, Sri Ningsih menjelaskan bahwa persatuan dan kesatuan merupakan modal penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.Menurutnya, perbedaan pandangan, suku, agama, maupun latar belakang sosial tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan.

Ia menegaskan, nilai-nilai Pancasila harus senantiasa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Nah,untuk mewujudkan ini tentunya dengan menumbuhkan sikap saling menghormati, mengedepankan gotong royong, serta menjaga hubungan baik antar sesama,”ucapnya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung ini menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kerukunan dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang berpotensi menimbulkan perselisihan.

“Semangat kebersamaan harus terus dipelihara agar masyarakat dapat hidup berdampingan secara damai meskipun memiliki perbedaan,”tegas Sri Ningsih.

Sementara itu, narasumber Hambali Sanusi, anggota DPRD Kota Bandarlampung periode 2009–2014, menjelaskan bahwa nilai persatuan dan kekompakan telah tercermin dalam Pancasila, khususnya sila ketiga, yaitu Persatuan Indonesia.

Menurut Hambali, Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman bagi masyarakat dalam membangun kehidupan yang rukun, saling menghormati, dan mengutamakan kepentingan bersama.

“Semangat persatuan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat perlu mengedepankan musyawarah, menjaga toleransi, serta menghindari sikap dan tindakan yang dapat memicu perpecahan,”jelasnya.

“Nah,nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami secara teori, tetapi juga diterapkan dalam hubungan sosial di tengah masyarakat,”kata Hambali Sanusi.(*/ydn).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *