Transinformasi.com,Bandarlampung-Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Bandarlampung H. Edison Hadjar,S.E,menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan sebagaimana yang terkandung dalam sila ketiga Pancasila, yakni “Persatuan Indonesia”.
Demikian disampaikan Legislator PAN kota Bandarlampung ini saat melaksanakan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang dilaksanakan di Kelurahan Enggal, Kecamatan Enggal, Minggu (12/04/2026).

Dalam sambutanya, Edison Hadjar menekankan bahwa persatuan merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Bangsa Indonesia sebagai negara yang memiliki keberagaman suku, agama,budaya, dan bahasa membutuhkan komitmen bersama untuk terus menjaga keharmonisan,”jelasnya.
“Perbedaan adalah kekuatan bangsa kita.Namun jika tidak dijaga dengan baik, perbedaan juga bisa menjadi sumber konflik. Di sinilah pentingnya kita mengamalkan nilai sila ketiga dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Lebih lanjut Edison juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan sikap toleransi, saling menghormati, serta memperkuat semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.
“Nah,nilai-nilai tersebut merupakan implementasi nyata dari Pancasila yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,”kata Edison.
Selain itu, ia turut menyoroti tantangan di era digital saat ini, di mana arus informasi begitu cepat dan tidak semuanya dapat dipertanggungjawabkan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah persatuan.
“Masyarakat harus cerdas dalam memilah informasi.Jangan sampai kita terprovokasi oleh isu-isu yang belum tentu benar, apalagi yang dapat memecah belah persaudaraan,” tegasnya.
Tentunya kata Edison peran Orang tua diharapkan mampu menjadi contoh dalam menjaga sikap toleransi, kebersamaan, dan cinta tanah air di lingkungan keluarga.
“Mari seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, hingga generasi muda untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,”pungkasnya (*/.)

















