Transinfomasi.com,Bandar Lampung– Anggota DPRD Kota Bandar Lampung H. Alimuddin mengajak masyarakat untuk memahami makna yang terkandung dalam setiap sila Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, pengamalan nilai-nilai Pancasila menjadi kunci dalam menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era modern.
Hal tersebut disampaikan H. Alimuddin saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Kota Karang, Kamis (30/07/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Alimuddin menegaskan bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan ideologi yang harus dipahami dan diamalkan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Menurutnya, setiap sila mengandung nilai luhur yang menjadi pedoman dalam membangun kehidupan yang damai, harmonis, dan saling menghormati.
“Memahami makna setiap sila Pancasila sangat penting. Jangan hanya menghafalkan bunyinya, tetapi bagaimana kita mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Alimuddin.
Legislator PAN Kota Bandarlampung ini menjelaskan bahwa sila pertama mengajarkan masyarakat untuk selalu bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sila kedua menanamkan sikap menghargai sesama manusia tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang, sila ketiga menguatkan semangat persatuan Indonesia, sila keempat mengajarkan pentingnya musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, sedangkan sila kelima menegaskan pentingnya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Menurutnya, derasnya arus informasi di era digital menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat. Karena itu, warga diminta lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Jangan sampai kita mudah diadu domba oleh berita bohong atau provokasi yang dapat merusak persatuan. Nilai-nilai Pancasila harus menjadi pegangan dalam menyikapi setiap persoalan,” katanya.
Alimuddin juga mengajak para orang tua untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada anak-anak sejak dini. Ia menilai pendidikan karakter yang dimulai dari lingkungan keluarga akan melahirkan generasi yang berakhlak mulia, cinta tanah air, dan memiliki semangat gotong royong.
Lebih lanjut anggota komisi II ini berharap melalui kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini, masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga persatuan, memperkuat rasa nasionalisme, serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mari jadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap, bertindak, dan bermasyarakat agar tercipta kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.(*/ydn).










