Transiformasi.com,Punduh Pidada Pesawaran – Pemerintah Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran, bersama masyarakat menggelar Salat Istisqa sebagai ikhtiar dan doa untuk memohon turunnya hujan yang membawa manfaat serta keberkahan.
Salat Istisqa tersebut diikuti Camat Punduh Pidada Usep Abdussomad beserta seluruh staf, para kepala desa dan perangkat desa, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), pimpinan pondok pesantren, majelis taklim, Pegawai Pencatat Nikah (PPN), serta kaum muslimin dan muslimat se-Kecamatan Punduh Pidada.
Salat Istisqa diimami oleh Ustaz Rukyan, sedangkan khotbah disampaikan oleh Ustaz Suwandi.

Camat Punduh Pidada Usep Abdussomad mengatakan, pelaksanaan Salat Istisqa tidak hanya sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri atas segala kesalahan dan dosa.
“Salat Istisqa ini merupakan ikhtiar kita bersama. Mari kita melakukan muhasabah atas segala kesalahan dan dosa yang telah kita lakukan. Kita memohon ampun kepada Allah SWT dan berharap agar segera diturunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan,” kata Usep saat di konfirmasi Pada Rabu (16/9/2026).
Menurut Usep,wilayah Kecamatan Punduh Pidada telah cukup lama tidak diguyur hujan.Kondisi tersebut mulai berdampak terhadap tanaman dan tumbuhan yang mengalami kekeringan, serta berkurangnya ketersediaan sumber air bagi masyarakat.
“Sudah cukup lama wilayah Punduh Pidada tidak mendapatkan hujan. Kondisi ini tentu berdampak terhadap tanaman dan tumbuhan yang mulai mengalami kekeringan. Sumber air masyarakat juga ikut terdampak,” katanya.
Selain kekeringan,masyarakat juga menghadapi dampak abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) yang menumpuk di atap rumah dan dedaunan.
Menurut Usep, ketika tertiup angin,abu vulkanik tersebut dapat beterbangan sehingga mengganggu kebersihan lingkungan dan membuat udara berdebu.
“Abu vulkanik yang menumpuk di atap rumah dan dedaunan apabila tertiup angin akan beterbangan. Kondisi ini membuat udara berdebu serta mengotori lantai dan lingkungan rumah warga,” jelasnya.
Karena itu,ia berharap hujan segera turun dengan intensitas yang cukup sehingga dapat membantu mengatasi kekeringan sekaligus membersihkan abu vulkanik yang masih menumpuk di lingkungan masyarakat.
“Kita berharap hujan yang turun nantinya menjadi hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Punduh Pidada. Semoga sumber air kembali normal, tanaman dapat tumbuh dengan baik, dan masyarakat senantiasa diberikan kesehatan serta keselamatan,” harap Usep.
Ia juga mengajak masyarakat untuk memperbanyak istighfar, doa,dan amal kebajikan,serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.
“Mudah-mudahan ikhtiar dan doa kita hari ini dikabulkan oleh Allah SWT. Mari kita terus memperbaiki diri, memperbanyak istighfar,meningkatkan ketakwaan, serta menjaga kebersamaan di tengah masyarakat,” pungkasnya.(*/ydn).










