Transinformasi.com,Bandar Lampung-Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, Heti Friskatati, mengajak masyarakat untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurut Heti, perbedaan pendapat merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan sosial. Namun, perbedaan tersebut jangan sampai menjadi pemicu konflik maupun memecah persatuan dan kerukunan warga.
“Kalau ada persoalan atau perbedaan pendapat, mari kita selesaikan dengan musyawarah. Jangan mengedepankan emosi, apalagi sampai menimbulkan perpecahan,” ujar Heti.
Hal tersebut disampaikan Heti Friskatati saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Langkapura Lama, Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung, Minggu (27/9/2026).
Ia mengatakan, semangat musyawarah merupakan bagian penting dari pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila keempat. Karena itu, nilai tersebut perlu terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Pancasila jangan hanya dihafalkan, tetapi harus diamalkan. Salah satunya dengan membiasakan diri bermusyawarah dan menghargai pendapat orang lain,” katanya.
Heti juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, komunikasi dan sikap saling menghargai menjadi kunci dalam menjaga suasana lingkungan tetap aman dan harmonis.
Ia berharap masyarakat dapat terus memperkuat rasa persatuan, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Perbedaan jangan dijadikan alasan untuk saling bermusuhan. Mari kita jaga persatuan dan mencari solusi bersama melalui musyawarah,” pungkasnya.(*)










