Tegaskan Pentingnya Pancasila, Agus Purwanto Dorong Warga Amalkan Nilai Kebangsaan

oplus_2
banner 468x60

Transinformasi.com,Bandar Lampung -Wakil Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Bandar Lampung, Agus Purwanto, menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi pandangan hidup yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Agus saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Kedaung, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Minggu (27/9/2026).

Menurut Agus, Pancasila bukan sekadar dasar negara yang harus dihafalkan, tetapi memiliki nilai-nilai yang harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pancasila harus kita jadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menghormati sesama, menjaga kerukunan, bergotong royong hingga mengutamakan persatuan,” ujar Agus.

Ia menilai keberagaman masyarakat merupakan bagian penting yang harus dijaga bersama. Perbedaan suku, agama, budaya maupun pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk saling terpecah.

Selain itu, Agus mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Menurutnya, kemajuan teknologi memberikan banyak manfaat, namun juga membawa potensi dampak negatif apabila tidak digunakan secara tepat.

“Teknologi sekarang berkembang sangat cepat. Kita harus berhati-hati dalam menggunakannya, terutama untuk anak-anak. Orang tua harus ikut mengawasi dan menjaga keluarga dari berbagai hal negatif yang bisa muncul dari penggunaan teknologi,” tegasnya.

Agus juga mengajak masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi di media sosial. Setiap informasi perlu disaring dan dipastikan kebenarannya sebelum dipercaya maupun disebarluaskan.

“Jangan mudah terprovokasi. Kita boleh berbeda pendapat, tetapi jangan sampai perbedaan itu membuat kita terpecah. Persatuan harus tetap kita jaga,” katanya.

Ditambahkan narasumber Anggalana, SH, nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila memiliki keterkaitan erat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.

Ia menjelaskan, sila pertama mengajarkan masyarakat untuk menjalankan kehidupan beragama sekaligus menghormati pemeluk agama lain. Sementara sila kedua dapat diwujudkan melalui sikap saling menghargai, menjunjung nilai kemanusiaan dan membantu sesama.

“Sedangkan sila ketiga mengajarkan kita untuk menjaga persatuan. Jangan membeda-bedakan suku, agama maupun golongan. Kita harus melihat keberagaman sebagai kekuatan,” jelas Anggalana.

Menurutnya, sila keempat dapat diterapkan melalui musyawarah dan mufakat ketika menghadapi persoalan di lingkungan masyarakat. Setiap pendapat perlu dihargai dan keputusan hendaknya mengutamakan kepentingan bersama.

Sementara sila kelima, lanjut Anggalana, dapat diwujudkan dengan membangun sikap adil, saling peduli dan memberikan kesempatan yang sama kepada masyarakat.

“Implementasi Pancasila sebenarnya sangat dekat dengan kehidupan kita. Gotong royong, menghargai perbedaan, bermusyawarah dan membantu sesama merupakan bentuk nyata pengamalan Pancasila,”pungkasnya (ydn).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *