Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Endang Asnawi Ingatkan Masyarakat Perbaiki Akhlak

oplus_2
banner 468x60

Transinformasi.com,Bandar lampung – Momentum Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu bentuk nyata pengamalan Pancasila adalah meningkatkan keimanan serta memperbaiki akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Anggota DPRD Kota Endang Asnawi saat melaksanakan kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang digelar Kecamatan Kedamaian Rabu (30/09/2026).

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diajak menjadikan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap, bertutur kata dan mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari.

“Memperbaiki akhlak harus dimulai dari diri sendiri. Bagaimana kita menghormati orang lain, menjaga ucapan, bersikap jujur, bertanggung jawab dan saling membantu. Hal-hal sederhana seperti ini merupakan bagian dari pengamalan nilai Pancasila,” ujarnya.

Menurutnya, sila pertama Pancasila, yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, memiliki keterkaitan erat dengan pembentukan karakter dan akhlak masyarakat. Keimanan yang baik diharapkan dapat mendorong seseorang untuk memiliki sikap yang baik terhadap sesama.

Sekertaris komisi I DPRD kota Bandarlampung ini menegaskan, Pancasila tidak boleh berhenti sebatas hafalan atau simbol kenegaraan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat.

Terlebih di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang begitu pesat, masyarakat dituntut semakin bijak dalam menggunakan teknologi. Informasi yang diterima tidak boleh langsung dipercaya maupun disebarluaskan tanpa terlebih dahulu memastikan kebenarannya.

“Jangan sampai perkembangan teknologi justru membuat kita kehilangan akhlak. Kita harus tetap menjaga sopan santun, menghormati orang lain, tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas dan tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain,” katanya.

Menyambut Hari Kesaktian Pancasila, dirinya mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kota Bandarlampung dan Provinsi Lampung, untuk memperkuat kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan tentang keimanan, akhlak, toleransi, gotong royong dan kepedulian terhadap sesama harus ditanamkan sejak lingkungan keluarga.

“Kalau ingin melihat bangsa ini memiliki generasi yang baik, maka pendidikan akhlak harus dimulai dari keluarga. Orang tua harus memberikan contoh, bukan hanya memberikan nasihat,” ujarnya.

Menurutnya, masyarakat yang memiliki keimanan, akhlak dan rasa saling menghargai akan lebih mampu menjaga persatuan serta kerukunan di tengah keberagaman.

Karena itu, Hari Kesaktian Pancasila hendaknya tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi menjadi momentum untuk melakukan refleksi dan memperbaiki perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila harus kita hidupkan melalui tindakan nyata. Mari bersama-sama meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, menjaga persatuan dan menerapkan nilai-nilai Pancasila mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat hingga kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.(*).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *