Transformasi.com,Bandarlampung– Pihak komisi II DPRD Kota Bandar Lampung mendorong pemerintah kota Bandar Lampung untuk lebih mengoptimalkan promosi sektor pariwisata melalui media sosial.
Demikian diungkapkan oleh salah satu anggota komisi II DPRD kota Bandarlampung Zainal Abidin,SE., M.M,saat menggelar hering dengan Dinas Pariwisata kota Bandarlampung dengan agenda evaluasi kegiatan anggaran tahun 2025 di ruang komisi II pada Jumat (13/02/2026).

Menurut Zainal Abidin di era digital saat ini, media sosial menjadi sarana paling efektif untuk memperkenalkan berbagai potensi wisata yang dimiliki Kota Bandar Lampung kepada masyarakat luas. Dengan strategi promosi yang kreatif dan konsisten, destinasi wisata lokal diyakini mampu menarik lebih banyak kunjungan wisatawan.
“Promosi melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan TikTok harus dimaksimalkan. Konten yang menarik dan informatif akan meningkatkan daya tarik wisata kita,”ujar Zainal Abidin.
Lebih lanjut Ia menambahkan, selain promosi digital,peningkatan fasilitas, kebersihan,serta pelayanan di lokasi wisata juga perlu menjadi perhatian serius. Hal ini penting agar wisatawan merasa nyaman dan memiliki pengalaman yang baik selama berkunjung.
Ditambahkan oleh ketua Komisi II DPRD Agusman Arief juga mendorong pihak Dinas Pariwisata kota Bandar Lampung untuk berkolaborasi dengan pelaku UMKM,komunitas kreatif,serta influencer lokal guna memperluas jangkauan promosi.
“Nah,dengan langkah tersebut saya optimistis sektor pariwisata kota Bandar Lampung dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Bandar Lampung,”ucapnya.
Sementara itu kepala Dinas Pariwisata kota Bandar Lampung Adiansyah ,menyatakan bahwa pihak dinas sudah melakukan hal tersebut, bekerjasama dengan pihak hotel -hotel yang ada di kota Bandarlampung dan juga melalui iven mulai mekhanai.(ydn).

















