Pemotor Diduga Tewas Usai Hantam Truk Tronton Bermuatan Excavator di Kemiling

oplus_2
banner 468x60

Transinformasi.com,Bandar Lampung- Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Tengku Cik Ditiro, tepatnya di depan Play Oper, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung pada pukul 01:00 Jumat (06/03/2026)  dini hari.

Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Jenis bebek BE 2869 ABJ yang belum diketahui Identitas pemiliknya ini dengan salah satu truk tronton bermuatan alat berat excavator,BE 8039 DL.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, di lokasi truk tronton yang membawa muatan excavator tersebut sebelumnya mengalami kerusakan sejak sore hari sehingga sampai malam sehingga berhenti di badan jalan tersebut.Pada saat dini hari ada sepeda motor yang melintas diduga tidak menyadari keberadaan kendaraan besar tersebut hingga akhirnya menghantam bagian belakang truk.

Benturan keras menyebabkan pengendara sepeda motor mengalami luka parah dan diduga meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).Sementara sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah akibat kecelakaan tersebut.

Peristiwa itu sempat mengundang perhatian warga setempat dan pengguna jalan yang melintas.Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP),dan langsung mengevakuasi  korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit Bayang Kara.

Sementara saat di konfirmasi salah satu teknisi truk tronton ini menjelaskan bahwa kejadian ini terjadi tiba -tiba saat dirinya sedang melakukan perbaikan mobil tersebut.

“Kami masih di kolong mobil untuk memperbaiki kerusakan tiba- tiba terdengar benturan keras sehingga mobil truk terdorong kedepan.Pas kami lihat ternyata ada Pemotor yang nabrak bagian belakang truk ,”kata teknisi ini.

Hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian dengan adanya kejadian ini (ydn).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *