Transinformasi.com,Bandar Lampung – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung asal fraksi PDI-Perjuangan Dedi Yuginta, menegaskan bahwa orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan Generasi Z (Gen Z).
Demikian di tegaskan oleh Dedi Yuginta saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Tanjung Karang Timur (TKT) Senin (15/06/2026).

Menurutnya,keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter, moral, serta wawasan kebangsaan anak.Ia menekankan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial saat ini menghadirkan tantangan tersendiri bagi generasi muda sehingga diperlukan peran aktif orang tua dalam memberikan pendampingan.
“Orang tua harus menjadi teladan bagi anak-anaknya dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Pendidikan karakter yang dimulai dari lingkungan keluarga akan menjadi fondasi kuat bagi Generasi Z dalam menghadapi berbagai tantangan di era digital,” ujar Dedi.
Politisi PDI Perjuangan menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila seperti gotong royong, toleransi,kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab harus ditanamkan sejak dini.Menurutnya, penguatan nilai-nilai tersebut penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan maupun paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa.
Dedi juga mengingatkan para orang tua untuk lebih aktif mengawasi penggunaan media sosial oleh anak-anak. Selain memberikan pengawasan, orang tua perlu membangun komunikasi yang baik agar anak merasa nyaman untuk berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang dihadapi.
“Di era digital ini, anak-anak sangat mudah mengakses berbagai informasi. Karena itu, orang tua harus hadir memberikan arahan dan pemahaman agar mereka mampu memilah informasi yang benar serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Pancasila,” katanya.
Lebih lanjut ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bandarlampung ini menambahkan bahwa penguatan ideologi Pancasila tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun lembaga pendidikan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama keluarga.Dengan sinergi tersebut, kata Dedi Yuginta nilai-nilai luhur Pancasila dapat terus diwariskan kepada generasi penerus bangsa.
“Melalui kegiatan PIP-WK,saya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,”ucapnya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk terus membimbing dan mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berintegritas, serta memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
“Jika nilai-nilai Pancasila ditanamkan sejak dini dalam lingkungan keluarga, maka kita akan melahirkan Generasi Z yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki moral, etika, dan semangat kebangsaan yang kuat untuk membangun Indonesia di masa depan,” pungkasnya.(*).










