Transiformasi.com,Bandar Lampung–Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, dari fraksi Golkar Hetti Friskatati, mengajak masyarakat untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai upaya memperkuat karakter bangsa dan menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Dalam kesempatan itu, Srikandi Golkar Hetti Friskatati menegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus terus dijaga serta diamalkan oleh seluruh elemen masyarakat.
“Pancasila bukan hanya menjadi dasar negara,tetapi juga harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, kita dapat memperkuat persatuan, meningkatkan toleransi, dan menjaga keharmonisan di tengah masyarakat yang beragam,” ujar Hetti.
“Saya berharap melalui kegiatan sosialisasi tersebut masyarakat semakin memahami pentingnya nilai-nilai Pancasila dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,”tegasya.
Diketahui kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Ginda Ansori Wayka,seorang advokat, dan Jamhari, wartawan senior.Keduanya memberikan pemaparan mengenai nilai-nilai luhur Pancasila serta pentingnya implementasi atau pengamalan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam pemaparannya, Ginda Ansori Wayka menjelaskan bahwa Pancasila merupakan ideologi bangsa yang harus menjadi landasan dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun kehidupan bernegara.
Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap Pancasila dapat menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan perkembangan zaman.
Sementara itu, Jamhari menekankan pentingnya mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari,seperti menjunjung tinggi toleransi, menghormati perbedaan, menjaga persatuan, serta mengedepankan semangat gotong royong.
“Pengamalan Pancasila tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.Dengan begitu, nilai-nilai kebangsaan akan tetap terjaga dan menjadi karakter bangsa Indonesia,” jelasnya.(*).










