Hari Anak Nasional 2026, Yuni Karnelis: Lindungi Anak, Bangun Masa Depan Indonesia

Oplus_16908288
banner 468x60

Transformasi.com,Bandarlampung  – Momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 menjadi pengingat penting bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas generasi penerus yang tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang. Mengusung tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju”,

Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Yuni Karnelis, STP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat perlindungan terhadap anak sebagai investasi terbaik bagi kemajuan bangsa.

Yuni yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga PKS Lampung mengatakan, perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha hingga tokoh agama.

“Anak-anak adalah aset bangsa yang harus kita jaga bersama. Ketika mereka tumbuh dengan aman, sehat, mendapatkan pendidikan yang baik dan kasih sayang yang cukup, maka sesungguhnya kita sedang membangun masa depan Indonesia,” ujar Yuni, Rabu (22/7/2026).

Ia menyoroti masih tingginya angka kekerasan terhadap anak di Provinsi Lampung. Berdasarkan data SIMFONI PPA Tahun 2024, tercatat sebanyak 586 kasus kekerasan terhadap anak, dengan Kota Bandar Lampung menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 127 kasus.

Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan agar upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak semakin diperkuat.

Di sisi lain, Yuni mengapresiasi keberhasilan Kota Bandar Lampung yang kembali mempertahankan predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori Nindya. Meski demikian, ia menegaskan penghargaan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan perlindungan anak hingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Selain perlindungan dari kekerasan, Yuni juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas tumbuh kembang anak melalui pencegahan stunting, pemenuhan gizi seimbang, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pendidikan yang berkualitas, serta penguatan pendidikan karakter sejak dini.

Menurutnya, tantangan di era digital juga tidak bisa diabaikan. Perundungan di media sosial, kecanduan gawai, perjudian daring, hingga paparan konten negatif menjadi ancaman baru yang membutuhkan perhatian bersama.

“Literasi digital harus diperkuat agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara sehat, produktif, dan bertanggung jawab. Peran orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi menjadi sangat penting,” katanya.

Sebagai anggota legislatif, Yuni menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada kepentingan anak, mulai dari penguatan layanan perlindungan perempuan dan anak, sekolah ramah anak, penyediaan ruang bermain yang aman, hingga dukungan anggaran yang memadai.

Ia juga mengajak seluruh keluarga untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter anak. Menurutnya, keluarga merupakan sekolah pertama yang menentukan tumbuh kembang, moral, dan kepribadian anak.

Mengakhiri pesannya pada Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026, Yuni mengajak seluruh masyarakat menjadikan perlindungan anak sebagai gerakan bersama.

“Setiap anak berhak hidup tanpa rasa takut, memperoleh pendidikan yang layak, layanan kesehatan yang berkualitas, serta kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya. Mari bersama-sama mewujudkan Bandar Lampung sebagai kota yang benar-benar ramah anak. Karena ketika anak-anak terlindungi, sesungguhnya kita sedang membangun fondasi Indonesia yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan,” pungkasnya.(*).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *