Transinformasi.com,Bandar Lampung – Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Panjang membagikan alat pelindung diri (APD) kepada 1.068 anggota buruh sebagai upaya memperkuat penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan Pelabuhan Panjang.
Penyerahan APD dilakukan secara simbolis oleh Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Agus Sujatma Surnada, kepada perwakilan Perusahaan Bongkar Muat (PBM) di Kantor Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Koperasi TKBM Jolly Sanggam, Sekretaris Wedi Wediana, jajaran pengurus koperasi, Ketua F-SPTI Khusus Pelabuhan Panjang Mumuh, serta sejumlah anggota.
APD yang dibagikan meliputi sepasang sepatu kerja, helm, rompi, dan baju seragam kerja. Perlengkapan tersebut diharapkan dapat menunjang keselamatan dan kenyamanan buruh saat menjalankan aktivitas bongkar muat.
Ketua Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang, Agus Sujatma Surnada, mengatakan pembagian APD merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk perhatian koperasi terhadap keselamatan anggotanya.
“Pembagian APD ini dilakukan pengurus koperasi setiap tahun, jadi sudah menjadi program setiap tahun. Kalau masker dan sarung tangan itu barang pakai habis. Jadi, setiap ada kegiatan kerja di pelabuhan, mereka (PBM) langsung mengambil ke kantor koperasi,” ujarnya.
Menurut Agus, pekerjaan bongkar muat memiliki risiko keselamatan sehingga penggunaan APD menjadi bagian penting dalam penerapan K3.
Ia berharap seluruh anggota dapat menggunakan perlengkapan yang diberikan sesuai kebutuhan dan ketentuan keselamatan kerja.
“Kami berharap APD yang diberikan benar-benar digunakan saat bekerja, sehingga keselamatan anggota tetap menjadi prioritas,” katanya.
Pembagian APD tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Koperasi TKBM Pelabuhan Panjang dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman bagi para buruh di kawasan Pelabuhan Panjang. (*/)










