Transinformasi.com,Bandarlampung – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi PDI Perjuangan, Endang Asnawi, mengingatkan masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial.
Pasalnya, kata Endang Asnawi media sosial dapat memberikan dampak positif apabila dimanfaatkan dengan baik, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak negatif jika digunakan tanpa tanggung jawab.
Demikian disampaikannya saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Endang, perkembangan teknologi informasi menjadikan media sosial sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Selain mempermudah komunikasi dan memperluas akses informasi, media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk menambah wawasan, berbagi pengetahuan, serta mempererat hubungan antarsesama.
Namun, ia mengingatkan bahwa penggunaan media sosial yang tidak bijak dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari penyebaran berita bohong atau hoaks, ujaran kebencian, perundungan siber, hingga konflik akibat informasi yang belum terverifikasi.
Karena itu, masyarakat diimbau lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi. Setiap informasi yang diterima perlu diperiksa kebenaran serta sumbernya sebelum dibagikan kepada orang lain.
Endang Asnawi juga menegaskan bahwa penggunaan media sosial harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Masyarakat perlu menjaga etika dalam berkomunikasi, menghormati perbedaan pendapat, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perselisihan dan memecah belah persatuan.
“Nah,nilai-nilai Pancasila, khususnya kemanusiaan yang adil dan beradab serta persatuan Indonesia, harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika berinteraksi di ruang digital,”ucapnya.
Diketahui dalam kegiatan PIP-WK tersebut, hadir dua narasumber yang memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya adalah Ginda Ansoriwayka, selaku pengacara, yang memaparkan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak di tengah kehidupan bermasyarakat.
Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dipahami dan dihafalkan, tetapi harus diwujudkan melalui perilaku nyata, seperti menghormati perbedaan, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, mengutamakan musyawarah, serta menjaga kerukunan dan persatuan,(*).










