Rezki Wirmandi: Pancasila Tak Cukup Dihafal,Pengamalannya Harus Nyata dalam Kehidupan

oplus_2
banner 468x60

Transinformasi.com,Bandarlampung – Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Partai Demokrat, Rezki Wirmandi, menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dihafalkan, tetapi harus dipahami,dihayati,dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam lima sila Pancasila harus menjadi pedoman masyarakat dalam bersikap, bertindak, serta membangun hubungan sosial yang harmonis di tengah keberagaman.

Demikian di tegaskan oleh Anggota DPRD Kota Bandarlampung Dapil IV (Kedaton, Wayhalim, dan Labuhan Ratu) Rezki Wirmandi, saat melaksanakan PIP wK di Gunung Sulah, Kecamatan Wayhalim, Sabtu (10/10/2026).

Menurut Zeski pengamalan Pancasila dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana, seperti menghormati perbedaan, menjaga kerukunan antarwarga, mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama.

Rezki juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, Pancasila tidak hanya menjadi materi yang dipelajari atau diucapkan, tetapi benar-benar tercermin dalam perilaku sehari-hari.

“Nah,melalui kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK), ia berharap masyarakat semakin memahami makna Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,”tegasnya.

Diketahui Dalam kegiatan tersebut, Rezki menghadirkan Levi Tuzaidi, S.Sos.,Dalam pemaparannya, Levi mengajak masyarakat memahami kembali makna peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau yang dikenal dengan G30S PKI yang menjadi bagian penting dari sejarah bangsa, ketika terjadi upaya yang dikaitkan dengan gerakan PKI untuk mengganti ideologi negara yakni Pancasila dengan Ideologi komunis.

Peristiwa tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa Pancasila harus terus dijaga dan dipahami sebagai dasar negara.

“Bangsa kita adalah bangsa yang besar. Kita bernaung di bawah bendera yang sama, meskipun berasal dari suku,ras,agama,dan budaya yang berbeda.Pancasila menjadi dasar yang mempersatukan seluruh perbedaan itu,” ujar Levi.(*).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *