Transinformasi.com,Bandar Lampung -Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari fraksi PKS Yuni Karnelis,S.T.P, mengajak masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan peningkatan budaya menanam di lingkungan rumah tangga.
Demikian disampaikan Yuni Karnelis saat melaksanakan launching Komunitas Teluk Menanam (KTM) sebagai upaya mendorong kemandirian pangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kota Bandar Lampung pada Jumat (24/04/2026) lalu.

Menurutnya,ketahanan pangan keluarga menjadi salah satu langkah penting dalam menghadapi kondisi ekonomi yang dinamis serta kenaikan harga kebutuhan pokok.Dengan memanfaatkan lahan kosong maupun pekarangan rumah, masyarakat dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri.
“Ketahanan pangan harus dimulai dari keluarga. Melalui gerakan menanam ini, kita ingin masyarakat lebih produktif dan mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangannya sendiri,” ujar Yuni Karnelis.
Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Komunitas Teluk Menanam (KTM) dibentuk sebagai wadah bagi masyarakat untuk belajar bercocok tanam, berbagi pengalaman, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ketahanan pangan di lingkungan sekitar.
“Pembentukan KTM ini merupakan bagian dari upaya kami dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat, dimulai dari lingkungan keluarga dan komunitas,” ujarnya.
Srikandi PKS ini juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya diperuntukkan bagi kader, tetapi juga memberi rung bagi masyarakat secara luas untuk sama-sama belajar.
Selain itu juga Yuni Karnelis juga menambahkan bahwa gerakan ini merupakan gerakkan positif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
“Kegiatan ini sangat baik, karena mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan pokok,” ungkapnya.
Diketahui selain launching KTM, turut diperkenalkan jajaran pengurus KTM.Dewan Pembina dijabat oleh Yuni Karnelis,Ketua Apriyadi, Wakil Ketua Paino Setiawan, Sekretaris Ade Irawan, dan Bendahara Jamin.
Yuni Karnelis jiga menyatakan bahwa komunitas yang memiliki jargon ” Tangan Kotor, Hati Bersih dan Tumbuh Bersama” harapannya bisa menjadi ajang saling mengenal dan berbagi pengetahuan tentang dunia Tanam tanaman.
“Selamat dan barakallah untuk seluruh jajaran pengurus.Semoga amanah, membawa keberkahan, serta mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui gerakan dan penguatan ketahanan pangan di lingkungan masing-masing,”ucapnya.
“Nah,melalui KTM ini,diharapkan tumbuh kesadaran dan gerakan bersama dalam memanfaatkan lahan yang ada untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat Kota Bandar Lampung,”pungkasnya (*).










