Kepsek Bantah Pelanggaran, Temuan Material Revitalisasi SDN 1 Way Gubak Dipertanyakan

oplus_2
banner 468x60

Transinformasi.com,Bandar Lampung- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 1 Way Gubak, Rihanto, membantah adanya pelanggaran dalam pelaksanaan proyek revitalisasi sekolah. Ia menyebut pekerjaan telah dilaksanakan sesuai prosedur.

“Sudah sesuai prosedur semua itu kalau tidak percaya langsung saja kelokasi kita ngobrol dengan semua pelaksana pengawasnya ,”kata Rihanto saat di hubungi beberapa waktu lalu.

Namun, pernyataan tersebut justru menjadi perhatian setelah ditemukan sejumlah material di lapangan yang diduga berbeda dengan spesifikasi atau acuan material yang dipersoalkan.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan material hollow pada konstruksi. Berdasarkan temuan di lapangan, material yang digunakan terlihat berukuran sekitar 2×4,cm sementara acuan yang dipersoalkan menyebut ukuran 4×4 cm.

Selain hollow, penggunaan material batu juga dipertanyakan. Di lokasi ditemukan batu kapur, sementara material yang disebut dalam acuan pekerjaan adalah batu belah gunung.

Perbedaan juga terlihat pada material jendela.Jendela yang terpasang tampak menggunakan aluminium berwarna silver, sedangkan acuan material yang dipersoalkan menyebut aluminium berwarna cokelat dengan standar SNI.

Temuan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesesuaian antara RAB, spesifikasi teknis, dan kondisi fisik pekerjaan di lapangan.

Ditambah selain kualitas dan kesesuaian material, aspek transparansi serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi bagian penting yang harus dipastikan selama pelaksanaan pekerjaan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa hari kalau masih ditemukan sejumlah pekerja yang diduga tidak memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Terlihat beberapa pekerja terlihat melakukan aktivitas pembangunan tanpa menggunakan perlengkapan keselamatan kerja secara lengkap.

Kondisi tersebut patut menjadi perhatian,mengingat pekerjaan konstruksi memiliki berbagai risiko kecelakaan.Pihak pelaksana dan pengawas diharapkan memastikan seluruh pekerja menggunakan alat pelindung diri (APD) serta menerapkan prosedur keselamatan sesuai ketentuan.

Penerapan K3 seharusnya tidak hanya menjadi formalitas, tetapi menjadi bagian utama dalam setiap tahapan pekerjaan revitalisasi sekolah.(ydn).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *