Ketua Fraksi Golkar Rama Apriditya Sebut Penanaman Nilai -Nilai Pancasila Dimulai dari Dalam Keluarga

banner 468x60

Transinformasi.com,Bandarlampung– Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bandar Lampung, Rama Apriditya,S.H,M.H,menegaskan bahwa penanaman nilai-nilai Pancasila harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai pondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak,disiplin dan memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Demikian disampaikan Rama Apriditya saat melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang dihadiri masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, serta para narasumber di Kelurahan Kota Sepang Kecamatan Kedaton,Rabu (13/05/2026).Menurut anggota komisi III DPRD kota Bandarlampung ini bahwa keluarga memiliki peran penting dalam membentuk pola pikir dan perilaku anak sejak usia dini.Oleh sebab itu, penerapan nilai-nilai Pancasila tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan sekolah maupun melalui kegiatan formal pemerintahan, namun harus dimulai dari rumah tangga.

“Nah,penanaman nilai Pancasila dimulai dari dalam keluarga.Anak-anak harus diajarkan sejak dini tentang sopan santun, menghormati orang tua, menghargai sesama dan menjaga persatuan.Itu merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rama Apriditya.

Lebih lanjut Rama menjelaskan, saat ini perkembangan teknologi dan media sosial membawa dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.Jika tidak diimbangi dengan pendidikan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan, maka dikhawatirkan akan mempengaruhi moral serta rasa nasionalisme masyarakat.

Oleh karena itu,dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga nilai persatuan dan memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan sosial.

“Kita tidak boleh mudah terpecah belah oleh informasi yang belum tentu benar. Masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial dan tetap menjunjung tinggi nilai persatuan serta kebersamaan,”ucapnya.

Selain itu legislator Golkar ini juga menegaskan bahwa kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan menjadi salah satu sarana penting dalam mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.

“Ya,keberadaan sosialisasi PIP WK ini Selain memberikan edukasi tentang nilai kebangsaan,ini juga menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung,”jelasnya.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan saat ini perkembangan teknologi dan media sosial membawa dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda.Jika tidak diimbangi dengan pendidikan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan, maka dikhawatirkan akan mempengaruhi moral serta rasa nasionalisme masyarakat.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga nilai persatuan dan memperkuat semangat gotong royong di tengah kehidupan sosial,”harapnya.

“Kita tidak boleh mudah terpecah belah oleh informasi yang belum tentu benar. Masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial dan tetap menjunjung tinggi nilai persatuan serta kebersamaan,”pungkasnya.

Diketahui salam kesempatan itu, para narasumber turut memaparkan pentingnya menjaga etika,toleransi dan semangat kebhinekaan dalam kehidupan bermasyarakat.Masyarakat juga diajak untuk terus menjaga kerukunan antar warga demi menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.(*/ydn).

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *