Rizaldi Adrian Tekankan Pentingnya Pengawasan Orang Tua terhadap Pergaulan Anak di Era Digital

oplus_2
banner 468x60

Transiformasi.com,Bandar Lampung– Anggota DPRD Kota Bandar Lampung dari Fraksi Partai Gerindra, Rizaldi Adrian, mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih aktif mengawasi pergaulan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Pesan tersebut disampaikan Rizaldi saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) di Kelurahan Keteguhan, Kecamatan Teluk Betung Barat (TBB), Minggu (07/06/2026).

Dalam sambutanya, Rizaldi mengatakan bahwa kemajuan teknologi telah memberikan banyak kemudahan dalam kehidupan sehari-hari.Namun, di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan berbagai tantangan yang perlu diantisipasi, terutama terkait pergaulan anak dan remaja.

Menurutnya, penggunaan media sosial dan internet yang tidak terkontrol dapat membuka peluang bagi anak-anak untuk terpapar berbagai pengaruh negatif, mulai dari perundungan (bullying), penyebaran informasi yang tidak sesuai usia, hingga tindak kejahatan yang menyasar anak-anak.

“Orang tua harus lebih peduli dan aktif mengawasi aktivitas anak, baik di lingkungan sekitar maupun di dunia digital. Jangan sampai anak-anak kita menjadi korban dari pengaruh negatif yang berkembang di media sosial,” ujar Rizaldi.

Lebih lanjut anggota Komisi III DPRD Kota Bandar Lampung ini juga menyoroti maraknya kasus yang melibatkan anak di bawah umur. Ia mengungkapkan bahwa saat ini telah terjadi berbagai bentuk kejahatan terhadap anak, termasuk kasus perdagangan dan eksploitasi anak yang memanfaatkan kemajuan teknologi serta media sosial sebagai sarana untuk mencari korban.

“Kita tidak boleh lengah.Saat ini sudah banyak kasus yang melibatkan anak di bawah umur. Karena itu, pengawasan dari orang tua menjadi sangat penting agar anak-anak tidak menjadi korban kejahatan maupun pergaulan yang salah,” katanya.

Rizaldi juga menegaskan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak. Oleh sebab itu,komunikasi yang baik antara orang tua dan anak harus terus dibangun agar tercipta hubungan yang harmonis dan saling terbuka.

Selain pengawasan, ia juga mengajak masyarakat untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai landasan moral bagi generasi muda.

“Nah,nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, tanggung jawab, serta saling menghormati harus ditanamkan sejak dini agar anak memiliki karakter yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,”jelasnya.

Menurutnya bahwa pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dimulai dari keluarga.Jika nilai-nilai tersebut diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang memiliki akhlak baik, cinta tanah air, dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif.

“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda.Menurutnya, tanggung jawab dalam membentuk karakter anak bukan hanya berada di pundak orang tua, tetapi juga sekolah dan lingkungan sekitar.”pungkasnya (*)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *