Transinformasi.com,Bandarlampung -Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandarlampung, Asroni Paslah mengaku miris melihat kondisi Puskesmas Pinang Jaya yang dinilai sudah tidak layak digunakan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan setelah dirinya melakukan peninjauan langsung ke lokasi.Dari hasil pantauan,kondisi bangunan puskesmas terlihat mengalami kerusakan di sejumlah bagian, mulai dari atap yang bocor, dinding yang rapuh, hingga fasilitas penunjang yang tidak lagi memadai.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat memprihatinkan mengingat puskesmas merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.Ia menilai, jika kondisi ini terus dibiarkan, tidak hanya mengganggu kenyamanan pasien, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan baik bagi masyarakat maupun tenaga medis.
“Bangunannya sudah tidak layak dan banyak yang rusak. Ini tentu sangat mengkhawatirkan. Jangan sampai masyarakat yang datang untuk berobat justru merasa tidak aman,”kata Asroni Paslah,Sabtu (10/04/2026).
Lebih lanjut, ia juga menyoroti kesenjangan kondisi fasilitas kesehatan yang ada.Ia bahkan menilai Puskesmas Pinang Jaya sudah tidak layak disebut sebagai puskesmas jika dibandingkan dengan puskesmas di kelurahan lainnya yang memiliki fasilitas lebih baik dan memadai.
“Kalau dibandingkan dengan puskesmas di kelurahan lain, kondisinya jauh tertinggal. Bahkan bisa dikatakan sudah tidak layak disebut puskesmas,” tegasnya.
Legislator Gerindra Asroni Paslah juga menilai kondisi ini mencerminkan kurangnya perhatian dari pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan di sektor kesehatan.Padahal,menurutnya, pemerataan fasilitas kesehatan sangat penting agar seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan yang sama tanpa adanya kesenjangan.
Oleh karena itu,ia secara tegas meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan agar pada tahun 2026 pembangunan atau renovasi Puskesmas Pinang Jaya dapat diprioritaskan.
“Saya minta di tahun 2026 ini pembangunan puskesmas ini benar-benar diprioritaskan. Ini sudah sangat mendesak dan tidak bisa ditunda lagi,” katanya.
Dengan demikian Ketua Komisi IV DPRD Kota pun berkomitmen untuk mengawal usulan tersebut dalam pembahasan anggaran daerah, agar pembangunan dapat segera direalisasikan.
“Saya berharap pemerintah daerah dapat lebih serius dalam memperhatikan sektor kesehatan, sehingga masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang layak, aman, dan merata,”tegasnya (ydn).

















