Transinformasi.com,Bandar Lampung –Anggota DPRD Kota Bandar Lampung, dari fraksi Demokrat Rezki Wirmandi, menegaskan bahwa penyerapan aspirasi masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya melalui penyampaian aspirasi, masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pembangunan sekaligus memperkuat praktik demokrasi yang berlandaskan musyawarah dan mufakat.
Demikian disampaikan Rezki Wirmandi saat menggelar kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) yang dihadiri tokoh masyarakat, pemuda, dan warga setempat yang di laksanakan di Kelurahan Labuhan Ratu Raya,Kecamatan labuhan Ratu Pada Minggu (07/06/2026).
Dalam sambutannya, Rezki mengatakan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
Menurut Rezki bahwa keterlibatan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi merupakan bagian dari implementasi sila keempat Pancasila yang menekankan pentingnya musyawarah dalam pengambilan keputusan.
“Nah,melalui penyerapan aspirasi masyarakat,nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.Aspirasi warga menjadi bagian penting dalam menciptakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat,” ujar Rezki.
Lebih lanjut anggota komisi I DPRD ini juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman yang dimiliki Indonesia.semangat gotong royong, toleransi, dan saling menghormati harus terus dijaga sebagai modal utama dalam membangun kehidupan yang harmonis.
Diketahui dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh ketua DPC Demokrat kota Bandar Lampung Budiman AS dan dua narasumber salah satunya narasumber Levi Tuzaidi.
Dalam paparannya Levi Tuzaidi menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diimplementasikan secara nyata di tengah masyarakat.Ia menilai Pancasila tidak boleh hanya menjadi hafalan, melainkan harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
“Nilai-nilai Pancasila harus tercermin dalam perilaku masyarakat, mulai dari sikap saling menghormati, menjaga persatuan, hingga mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan,”kata Levi.
Menurutnya, tantangan di era digital menuntut masyarakat untuk semakin bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar. Karena itu, pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila menjadi penting sebagai benteng dalam menjaga persatuan dan mencegah terjadinya perpecahan di tengah masyarakat.(*).










